Rindu
Suhu yang panas di terjang desiran angin rindu
Membuat rasa semakin tak menentu
Angin hinggap di kulit yang membuatku mati rasa
Pepohonan menari-nari di terpanya
Mengingatkanku pada sosok sang pujangga yang tak tau sekarang entah kemana
Hembusan angin membuatku terbayang-bayang padanya
Pepohonan seolah olah tersenyum seperti dia
Ketika bertemu menyapa
Rasa semakin bergejolak ketika matahari akan terbenam
Seutas janji pernah terucap
"Jika rindu marilah kita bersama-sama memandang matahari di waktu sore untuk melepaskan rasa yang sama"
Komentar
Posting Komentar